You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Usus dan Daging Ayam di Pasar Palmerah di Temukan Mengandung Formalin
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

3 Kg Usus dan Daging Ayam Berformalin Disita di Palmerah

Tingginya harga dan tingkat konsumsi daging ayam masyarakat Jakarta dimanfaatkan oknum pedagang nakal untuk mencari keuntungan berlipat dengan menjual daging berformalin.

Dari sampel yang diambil, kami temukan Usus dan daging ayam dari dua pedagang yang positif mengandung formalin, sedangkan daging olahan negatif mengandung daging babi atau lainnya

Buktinya, petugas Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat menemukan usus dan daging ayam mengandung formalin saat menggelar razia, di Pasar Palmerah, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (19/3).

Petugas menyita 3 kilogram usus dan daging ayam yang diketahui mengandung formalin. "Dari sampel yang diambil, kami menemukan usus dan daging ayam dari dua pedagang yang positif mengandung formalin," kata M Mulyadi, Kepala Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat.

Razia Kikil Berformalin di Jakpus Nihil

Dengan adanya temuan ini, kata Mulyadi, pihaknya akan melakukan penelusuran mulai dari tempat pemotongan hingga penjualan yam tersebut. Pihaknya juga akan memanggil pedagang untuk dimintai keterangan.

"Kami akan tanya pedagang dan ditelusuri dari mana asalnya usus dan daging ayam tersebut. Jika terindikasi kejahatan, maka akan kami laporkan ke pengawas dari sudin," ujarnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6786 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6161 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1401 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1285 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1274 personAnita Karyati